Ketika Kunjungan Khusus ke Kapolda Papua

Kapolda Papua M Tito Karnavian
Demikian dituturkan Staf Khusus Bagian Politik Kedubes Inggris, Millie
Mcdevit ketika dalam kunjungan khusus ke Kapolda Papua Irjen (Pol) Drs. M. Tito Karnavian, MA, Kamis (13/12). Menurut Mcdevit, kunjungan khusus ini guna melakukan konfirmasi langsung kepada Kapolda terkait adanya isu yang dihembuskan pihak-pihak tertentu di Papua jauh dari rasa aman.
Menurutnya, isu tersebut juga menyampaikan semua orang Papua setiap saat mendapat perlakuan diskriminatif dari pihak pemerintah Indonesia, termasuk pihak TNI/Polri. Tapi, setelah beberapa waktu mengelilingi wilayah Papua khususnya di Jayapura ternyata informasi itu tak benar adanya, bahkan situasinya sangat berbeda jauh.
Karenanya, kata dia, pihaknya juga akan menyampaikan informasi yang sebenarnya kepada pemerintah Inggris, situasi di Papua aman dan kondusif. Tak seperti bayangan saya sebelumnya ketika menginjakan kaki di Tanah Papua ini.
“Padahal, bila kita mengunjungi Irladia Utara, ternyata di setiap ruas jalan selalu diperiksa. Di Papua, bepergian di waktu malam tanpa gangguan sedikitpun. Apalagi alam dan budayanya sangat indah menawan untuk liburan,” tukasnya. Dia mengatakan, pengelolaan keamanan dan pengelolaan pembangunan di
Papua dinilainya berjalan baik, termasuk dukungannya terhadap kebijakan Kapolda memberantas korupsi, karena betapapun pemberantasan korupsi dapat membantu terciptanya kesejahteraan dan pembangunan manusia seutuhnya.
Menanggapi pernyataan Staf Khusus Bagian Politik Kedubes Inggris, Tito Karnavian menuturkan informasi balik yang disampaikannya dapat mengklarifikasi semua opini negatif tentang Papua.
“Beliua tak hanya mendengar informasi, melainkan
langsung mendatangi Papua demi meluruskan kebenaran informasi tersebut,” imbuhnya.
Kapolda juga menyampaikan, pihaknya minta pemerintah Ingggris membantu , alat uji Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) untuk Polda Papua, karena selama ini untuk mengindentifikasi tindakan kekerasan dan penembakan selalu minta bantuan ke luar Papua. “Kalau ada alat uji DNA, tentunya dapat membantu penegakan supremasi hukum di Papua,” tegasnya. (mdc/don/l03)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar