Rabu, 05 Desember 2012

Polri Diminta Tindak Tegas Penyeludupan Miras Lewat Laut

Bintang Papua
Rabu, 05 Desember 2012 08:59

Kapolsek KPL Jayapura Iptu Wisnu Hadi menyerahkan seperangkat peralatan olahraga kepada   warga Argapura Gunung,  Distrik Japsel  saat tatap  muka  dengan elemen masyarakat, Sabtu (1/12).
Kapolsek KPL Jayapura Iptu Wisnu Hadi menyerahkan seperangkat peralatan olahraga kepada warga Argapura Gunung, Distrik Japsel saat tatap muka dengan elemen masyarakat, Sabtu (1/12).
JAYAPURA—Lurah Argapura,  Distrik  Jayapura  Selatan, Kota Jayapura Jermias Nawipa, mengharapkan  agar      Polri dan masyarakat   dapat  menjaga  keamanan dan  ketertiban di wilayah masing-masing.
“Kami  juga  mendukungan kepada aparat  keamanan  Kawasan Pelabuhan Laut  (KPL)  Jayapura   untuk menindaklanjuti dan menindak  tegas  para pelaku  tindak pidana penyelundupan minuman keras (miras)  ilegal melalui  jalur laut, khususnya di  Pelabuhan Jayapura,” ujar  Jermias Nawipa pada acara tatap muka Kapolda Papua  dengan elemen masyarakat  dalam rangka kemitraan dan komunikasi Polri dengan masyarakat di Kelurahan Argapura, Sabtu (1/12).
Dalam  acara  tatap  muka tersebut  Kapolda Papua  Irjen (Pol) Drs. M.Tito  Karnavian, MA diwakili  Kapolsek KPL Jayapura Iptu Wisnu Hadi 
menyerahkan bantuan sarana olahraga kepada warga Argapura Gunung dan Argapura Pipa, Distrik Jayapura Selatan.
Wisnu Hadi menandaskan,  acara  tatap muka  ini dimaksudkan  untuk mempererat tali persaudaraan antara Polri dan masyarakat, khususnya di Argapura Gunung dan Jalan Pipa. Dari hasil penyelidikan, ujar dia,  motif para pelaku penyelundupan miras, ingin mencari keuntungan dari penjualan miras ilegal, dengan modus  menyelipkan di tengah-tengah barang bawaan, seperti karung atau boks ikan dan sayur. Hal  ini  untuk menghindari dan mengelabui aparat,” cetusnya.
Disinggung harga pasaran yang diperdagangkan para pelaku, Kapolsek mengakui beragam, namun sejauh ini para pelaku mengelak akan menjual miras tersebut.
“Biasanya kalangan masyarakat tingkat bawah, karena miras ilegal harganya terjangkau,”  ujarnya, seraya menambahkan miras ilegal  kebanyakan dipasok  dari  Bitung (Sulut).
Menyikapi maraknya peredaran miras melalui  Pelabuhan, dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memasukan atau mengedarkan miras tanpa izin, karena hal itu sudah melanggar Perda  Kota Jayapura terkait  larangan pemasokan miras ke Kota Jayapura.
“Ini kegiatan rutin guna menjalin kemitraan antara masyarakat dan Polri, yang dirangkaikan dengan pemberian lima bola voli, dua bola sepak, satu net voli, dan fasilitas olahraga lainnya,” tukasnya.
Terkait pengamanan di Pelabuhan  Jayapura,  ujarnya,  pihaknya sudah melaksanakan pengamanan rutin di pintu masuk dengan melakukan rasia terbuka maupun tertutup, dengan melaksanakan pemeriksaan terhadap bawaan penumpang kapal.
Namun, dia mengakui tidak mendapati kendala dan sudah melaksanakan pengamanan secara maksimal terhadap barang bawaan penumpang kapal putih.
“Binmas kami sudah melaksanakan pembinaan dibeberapa  tempat dan menghimbau agar tidak mengkonsumsi miras, karena selama ini tindak pidana di Kota Jayapura dipengaruhi alkohol, teruma miras lokal,” paparnya.
Untuk pengamanan  menjelang Natal dan Tahun  Baru,  lanjutnya,  pihaknya  melaksanakan operasi rutin, karena  acapkali  menjelang  akhir tahun, frekwensi  penumpang  laut  meningkat  tajam. (mdc/don/l03)
Comments
Add New Search

Tidak ada komentar:

Posting Komentar